Pick your Vibes, Pick your ASUS : Tentukan Laptop untuk Belajar, Bekerja atau Berkarya.

Senin, 14 September 2026


Senang banget kemarin berkesempatan mnghadiri Acara ASUS di Hotel JW Marriot Surabaya. Begitu memasuki ballroom kita disuguhi berbagai macam booth yang menunjukkan performa ASUS yang sungguh keren. Salah satu contohnya adalah laptop ASUS yang tahan dibanting, diinjak dan diberi beban 100kg, ya ampuuunn...

Memilih laptop saat ini, bukan hanya soal mencari perangkat dengan prosesor cepat dan RAM besar. Perkembangan teknologi membuat laptop semakin dituntut untuk mampu mendukung berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, belajar, membuat konten, menjalankan bisnis, hingga memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Hal tersebut menjadi semakin menarik setelah melihat berbagai inovasi yang diperkenalkan ASUS, dalam acara tersebut memperlihatkan bagaimana laptop ASUS tidak hanya dirancang untuk memiliki performa tinggi, tetapi juga mengutamakan ketahanan, mobilitas, teknologi AI, dan juga layanan purna jual.

Bahkan, salah satu hal yang cukup menarik perhatian adalah demonstrasi kemampuan AI yang dapat bekerja tanpa koneksi internet menggunakan pemrosesan AI secara lokal di perangkat.

Keunggulan laptop ASUS yang menarik untuk diperhatikan antara lain: 

1. Laptop ASUS Tidak Hanya Mengandalkan Performa

Ketika membeli laptop, spesifikasi seperti prosesor, RAM, dan SSD memang penting. Namun, kebutuhan pengguna saat ini semakin beragam.

Seorang blogger misalnya, mungkin lebih membutuhkan laptop yang ringan, memiliki layar nyaman untuk menulis, baterai tahan lama, dan mampu menjalankan aplikasi editing foto. Sementara content creator membutuhkan performa lebih tinggi untuk mengolah foto dan video.

Pelajar dan mahasiswa lain lagi, mereka mungkin membutuhkan laptop yang praktis untuk mengerjakan tugas, mengikuti pembelajaran online, membuat presentasi, sekaligus tetap nyaman dibawa ke kampus.

Karena itu, ASUS menghadirkan berbagai lini laptop dengan karakter berbeda, seperti Vivobook, Zenbook, ExpertBook, ROG, dan TUF Gaming. Pick your Vibes, pilihlah laptop sesuai kebutuhanmu.

Dengan banyaknya pilihan tersebut, pengguna dapat memilih laptop berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar mengejar spesifikasi tertinggi.


2. Laptop ASUS Ringan untuk Mendukung Mobilitas

Salah satu keunggulan yang semakin penting pada laptop modern adalah desain yang ringan. Bagi pengguna yang sering berpindah tempat, laptop harus mudah dimasukkan ke dalam tas dan tidak membuat beban terasa berat. Hal ini sangat relevan bagi blogger, pekerja remote, mahasiswa, maupun pebisnis yang sering bekerja dari berbagai lokasi.

Dalam ASUS Gathering Surabaya, peserta juga berkesempatan melihat laptop ASUS yang memiliki bobot sangat ringan. Salah satu perangkat dari lini Zenbook bahkan memiliki bobot di bawah 1 kg.

Laptop ringan seperti ini memberikan keuntungan besar bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Bayangkan seseorang yang harus berpindah dari rumah ke kafe, menghadiri acara, melakukan perjalanan, kemudian tetap harus menyelesaikan artikel. Laptop yang ringan tentu akan jauh lebih nyaman dibandingkan membawa perangkat yang berat.


3. Ketahanan Laptop ASUS Diuji dalam Kondisi Ekstrem

Laptop tipis dan ringan terkadang membuat orang khawatir mengenai ketahanannya. Apakah laptop ringan mudah rusak?

ASUS mencoba menjawab kekhawatiran tersebut melalui berbagai pengujian ketahanan. Dalam ASUS Gathering Surabaya kali ini, peserta diperlihatkan demonstrasi pengujian laptop yang mendapatkan perlakuan cukup ekstrem, termasuk dijatuhkan dari ketinggian tertentu dan diberi tekanan atau beban hingga 100 kg.

Pengujian ketahanan menjadi penting karena laptop merupakan perangkat yang sering dibawa ke mana-mana. Laptop bisa terbentur saat dimasukkan ke tas, tertekan oleh barang bawaan, atau mengalami guncangan ketika dibawa bepergian.

ASUS juga memiliki sejumlah laptop yang menjalani pengujian berdasarkan standar ketahanan militer MIL-STD-810H. Hal ini menunjukkan bahwa ketahanan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan ASUS dalam mengembangkan perangkatnya.


4. ASUS OMNI, Asisten AI yang Bisa Bekerja Tanpa Internet

Salah satu perkembangan paling menarik pada laptop ASUS terbaru adalah integrasi teknologi AI. Dalam ASUS Gathering Surabaya, diperkenalkan asistent OMNI yang dapat membantu pengguna melakukan berbagai pekerjaan berbasis AI secara lokal di laptop.

Yang menarik, pemrosesan AI tersebut tidak selalu membutuhkan koneksi internet. AI dapat memanfaatkan NPU atau Neural Processing Unit yang terdapat pada prosesor laptop untuk melakukan pemrosesan secara langsung di perangkat.

Misalnya, pengguna dapat memanfaatkan AI untuk membantu melakukan transkripsi atau merangkum dokumen. Tentu saja fitur seperti ini sangatlah menarik.

Ketika sedang menghadiri seminar atau acara, misalnya, catatan dan materi pembicaraan dapat menjadi lebih mudah diolah. Setelah acara selesai, AI dapat membantu merangkum informasi sehingga proses pembuatan artikel menjadi lebih efisien.

Istilah NPU mungkin masih terdengar asing bagi sebagian pengguna laptop. NPU merupakan komponen khusus yang dirancang untuk menangani beban kerja Artificial Intelligence. Dengan adanya NPU, beberapa proses AI dapat dilakukan secara lebih efisien tanpa harus sepenuhnya membebani CPU.

Inilah salah satu alasan mengapa laptop AI mulai menjadi tren. Jika sebelumnya pengguna hanya memperhatikan CPU dan GPU ketika membeli laptop, kini kemampuan NPU juga layak dipertimbangkan.

ASUS sendiri terus mengembangkan jajaran laptop dengan prosesor yang memiliki kemampuan pemrosesan AI melalui NPU. Beberapa laptop ASUS generasi terbaru bahkan menawarkan kemampuan NPU hingga puluhan TOPS untuk mendukung berbagai fitur AI.


ASUS Vivobook untuk Pelajar dan Pengguna Sehari-hari

Tidak semua orang membutuhkan laptop dengan spesifikasi ekstrem. Untuk pelajar, mahasiswa, blogger pemula, guru, pekerja kantoran, dan pengguna rumahan, laptop yang seimbang antara performa, desain, harga, dan daya tahan baterai justru lebih penting.

Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah ASUS Vivobook. Lini Vivobook dirancang untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Mulai dari mengerjakan tugas, membuat presentasi, browsing, mengikuti meeting online, menonton film, hingga membuat konten sederhana.

ASUS juga mulai membawa teknologi AI ke lini Vivobook. Beberapa model terbaru bahkan hadir sebagai Copilot+ PC dengan kemampuan NPU yang mendukung pemrosesan AI secara lokal. Dengan demikian, pengguna tidak harus membeli laptop premium untuk mulai menikmati manfaat teknologi AI.


ASUS Zenbook untuk Profesional dan Kreator

Bagi pengguna yang membutuhkan pengalaman lebih premium, ASUS Zenbook dapat menjadi salah satu pilihan menarik. Zenbook dikenal dengan desain tipis dan ringan serta menawarkan berbagai fitur yang mendukung produktivitas.

Salah satu konsep yang menarik adalah laptop ASUS dengan desain dua layar seperti Zenbook DUO. Dua layar memberikan ruang kerja lebih luas sehingga pengguna dapat melakukan multitasking dengan lebih nyaman.

Misalnya, blogger dapat membuka aplikasi penulisan pada satu layar dan menggunakan layar lainnya untuk membaca referensi. Content creator juga dapat memanfaatkan layar tambahan untuk membuka timeline editing, folder, atau aplikasi pendukung.

Sementara itu, Zenbook dengan layar OLED menawarkan pengalaman visual yang menarik bagi pengguna yang membutuhkan kualitas tampilan untuk bekerja maupun menikmati konten.


Laptop ASUS untuk Blogger, Apakah Cocok?

Sebagai seorang blogger, kebutuhan laptop sebenarnya cukup spesifik. Laptop harus nyaman digunakan untuk mengetik dalam waktu lama, mudah dibawa, memiliki baterai yang memadai, mampu menjalankan aplikasi editing foto, serta cukup kuat untuk multitasking.

Di sinilah laptop ASUS memiliki banyak pilihan. Untuk kebutuhan blogging ringan hingga menengah, Vivobook bisa menjadi pilihan. Jika mengutamakan desain premium dan mobilitas, Zenbook lebih menarik. Sementara bagi blogger yang juga menjalankan bisnis, membuat konten video, atau membutuhkan performa lebih tinggi, pilihan laptop dengan prosesor dan NPU yang lebih powerful bisa menjadi pertimbangan. 

Teknologi AI juga dapat membantu pekerjaan blogger menjadi lebih efisien. Mulai dari merangkum dokumen, mengolah informasi, membantu transkripsi hingga mendukung berbagai aktivitas produktivitas, AI berpotensi menjadi asisten digital yang bekerja bersama pengguna.


ASUS Tidak Hanya Menawarkan Laptop, tetapi Juga Layanan


Ketika membeli laptop, layanan purna jual sering kali terlupakan. Padahal, laptop adalah perangkat yang digunakan selama bertahun-tahun. Jika terjadi masalah, keberadaan service center dan layanan dukungan yang baik tentu sangat membantu.

ASUS memiliki berbagai layanan purna jual dan program perlindungan untuk memberikan rasa aman kepada pengguna. Dalam ASUS Gathering Surabaya juga diperkenalkan berbagai layanan ASUS yang mendukung pengguna setelah pembelian perangkat, salah satunya adalah Laptop Spa dimana laptop kita akan dibersihkan seperti kita di Salon, wah sungguh keren sekali ASUS!

Dengan demikian, membeli laptop ASUS bukan hanya mengenai spesifikasi perangkat, tetapi juga dukungan yang diberikan setelah laptop digunakan.


Bagaimana Memilih Laptop ASUS yang Tepat?

Sebelum membeli laptop ASUS, sebaiknya tentukan terlebih dahulu kebutuhan utama. Untuk pelajar dan mahasiswa, Vivobook dengan spesifikasi yang seimbang sudah cukup untuk belajar, mengerjakan tugas, presentasi, dan aktivitas multimedia.

Untuk blogger dan pekerja mobile, laptop tipis dan ringan seperti Zenbook dapat menjadi pilihan menarik karena mudah dibawa dan nyaman digunakan untuk bekerja dari berbagai tempat.

Untuk profesional dan pebisnis, pertimbangkan laptop yang memiliki keamanan, daya tahan, performa multitasking, serta dukungan AI.

Untuk content creator, ilih laptop dengan prosesor dan GPU yang lebih kuat, layar berkualitas, RAM besar, serta kapasitas SSD yang memadai.

Untuk gamer, ASUS ROG dan TUF Gaming menawarkan lini khusus yang dirancang untuk kebutuhan gaming dan performa tinggi.

Jadi, jangan hanya memilih laptop berdasarkan harga atau spesifikasi tertinggi. Pilihlah laptop yang paling sesuai dengan aktivitas sehari-hari.


Laptop ASUS Semakin Siap Menghadapi Era AI

Perkembangan laptop ASUS menunjukkan bahwa perangkat komputer saat ini sudah bergerak jauh melampaui fungsi tradisional.

Laptop tidak hanya dituntut memiliki performa cepat, tetapi juga harus ringan, tangguh, aman, hemat daya, dan semakin pintar.

Pengalaman dalam ASUS Gathering Surabaya memperlihatkan bagaimana aspek ketahanan laptop diuji sekaligus bagaimana teknologi AI mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran ASUS OMNI yang dapat melakukan pemrosesan AI secara lokal tanpa selalu bergantung pada internet menjadi salah satu contoh bahwa teknologi AI semakin dekat dengan aktivitas pengguna.

Bagi blogger, pelajar, profesional, pebisnis, maupun content creator, perkembangan ini tentu memberikan lebih banyak pilihan.

Pada akhirnya, laptop ASUS terbaik bukan selalu laptop dengan spesifikasi paling tinggi, tetapi laptop yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup pemakainya.

Dengan pilihan mulai dari Vivobook, Zenbook, ExpertBook, hingga ROG dan TUF Gaming, ASUS memberikan banyak alternatif bagi pengguna untuk menemukan perangkat yang tepat.

Dan dengan semakin berkembangnya teknologi AI, laptop bukan lagi sekadar alat untuk bekerja. Laptop mulai menjadi partner digital yang membantu kita bekerja lebih cepat, produktif, dan kreatif.



Read More

7 Laptop Terbaik 2026 Sesuai Gaya Pemakaian Anda

Rabu, 02 September 2026



Memilih laptop tidak selalu harus dimulai dari harga atau spesifikasi tertinggi. Kebutuhan setiap pengguna berbeda, mulai dari bekerja dengan dua jendela, membawa perangkat setiap hari, mengerjakan produksi visual, hingga bermain gim dengan anggaran tertentu.

Oleh karena itu, Rekomendasi Laptop Terbaik 2026 dari ASUS berikut disusun berdasarkan gaya pemakaian, bukan urutan harga. Ketujuh model ini memiliki fokus yang berbeda, dengan perbedaan pada bobot, layar, kapasitas memori, kemampuan grafis, serta kebutuhan daya. Berikut pilihan yang dapat dipertimbangkan sesuai aktivitas utama Anda.


1. Zenbook DUO UX8407AA untuk Kerja Dua Jendela

Zenbook DUO UX8407AA ditujukan untuk Anda yang sering membuka dokumen dan referensi secara bersamaan. Laptop ini memiliki dua layar OLED berukuran 14 inci dengan resolusi 3K 2880 x 1800 dan refresh rate 120Hz. Kedua layar tersebut memungkinkan Anda bekerja dengan dua bidang tampilan tanpa harus selalu menggunakan monitor tambahan.

Baterai berkapasitas 99WHrs menjadi salah satu spesifikasi pendukungnya. Konfigurasi dua layar dapat berguna ketika Anda mengikuti rapat sambil melihat catatan, dokumen, atau bahan presentasi. Dengan susunan tersebut, ruang kerja dapat membengkak langsung dari perangkat.


2. Zenbook A14 UX3407QA untuk Mobilitas Tinggi

Zenbook A14 UX3407QA merupakan model dengan bobot paling ringan dalam daftar ini. Bobotnya sekitar 0,89 hingga 0,90 kg, sedangkan ketebalannya mulai dari 1,34 cm.

Spesifikasi tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi Anda yang sering berpindah lokasi. Laptop ini juga menggunakan adaptor USB Type-C® 65W, sehingga perangkat dan perlengkapan pendukungnya tetap relatif ringkas untuk dibawa bekerja dari berbagai tempat.

3. ExpertBook Ultra B9406CAA untuk Kebutuhan Korporat

ExpertBook Ultra B9406CAA menggabungkan bodi ringan dengan spesifikasi yang ditujukan untuk kebutuhan kerja profesional. Bobotnya 0,99 kg, sementara Neural Processing Unit atau NPU-nya mampu mencapai hingga 50 TOPS. NPU merupakan komponen pemrosesan yang dirancang untuk menangani tugas kecerdasan buatan tertentu.

Untuk tampilan, perangkat ini menggunakan panel Tandem OLED 14 inci dengan tingkat kecerahan hingga 600 nits dan mencakup 100% DCI-P3. Layarnya juga dilindungi Corning® Gorilla® Glass Victus®. Kombinasi tersebut menjadi bagian dari spesifikasi yang dapat dipertimbangkan untuk aktivitas kerja korporat.


4. ProArt P16 H7607BA untuk Produksi Visual

ProArt P16 H7607BA ditujukan untuk pekerjaan produksi visual yang melibatkan berkas proyek berukuran besar dan berlapis. Laptop ini menggunakan panel UHD+ 3840 x 2400 OLED yang bersertifikasi PANTONE® Validated dan memiliki cakupan warna 100% DCI-P3. Tingkat kecerahannya mencapai hingga 700 nits.

Kapasitas memorinya dapat mencapai 128GB LPDDR5X. Memori besar tersebut dapat membantu menangani data dan berkas proyek yang digunakan secara bersamaan. Kombinasi layar dan kapasitas memori menjadi salah satu pertimbangan utama bagi pengguna yang bekerja dengan materi visual.


5. ROG Zephyrus G16 GU606AX untuk Gim dan Kreasi

ROG Zephyrus G16 GU606AX ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan kemampuan bermain gim berat sekaligus menjalankan pekerjaan kreatif. Laptop ini menggunakan GPU NVIDIA® GeForce RTX™ 5090 Laptop GPU dengan memori 24GB GDDR7.

Komponen tersebut ditempatkan dalam badan berbobot 1,95 kg dengan ketebalan mulai 1,49 cm. Layarnya menggunakan panel 2.5K OLED dengan refresh rate 240Hz, sedangkan RAM mencapai 64GB LPDDR5X 8533. Konfigurasi ini memadukan kemampuan grafis, layar, dan memori untuk dua jenis penggunaan yang berbeda.


6. TUF Gaming A15 FA506NC dengan Anggaran Lebih Terbatas

TUF Gaming A15 FA506NC menawarkan konfigurasi untuk bermain gim dengan anggaran yang lebih terbatas. Laptop ini menggunakan AMD® Ryzen™ 5 7535HS yang dipadukan dengan GPU Laptop NVIDIA® GeForce RTX™ 3050 4GB GDDR6. Layarnya berukuran 15,6 inci dengan refresh rate 144Hz.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah tersedianya dua slot DDR5 SO-DIMM dan dua slot M.2 PCIe®. Slot tersebut memungkinkan memori dan penyimpanan ditingkatkan secara bertahap. Dengan demikian, peningkatan konfigurasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran yang tersedia.

7. Vivobook Go 14 E1404TA untuk Kuliah dan Tugas Harian

Vivobook Go 14 E1404TA ditujukan untuk aktivitas kuliah dan pekerjaan harian. Laptop ini menggunakan Intel® Processor N150 dengan RAM 8GB LPDDR5 untuk kebutuhan seperti mengetik dokumen, membuat presentasi, dan mengikuti kelas berani.

Bobotnya 1,38 kg, dengan baterai 42WHrs dan adaptor 45W. Kombinasi tersebut membuatnya lebih fokus pada kebutuhan penggunaan sehari-hari dan mobilitas ke kampus. Dibandingkan model lain dalam daftar ini, konfigurasi Vivobook Go 14 lebih sesuai untuk aktivitas dasar.


Tentukan Laptop Berdasarkan Aktivitas Utama

Ketujuh model tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pengguna dapat berbeda jauh. Zenbook DUO UX8407AA fokus pada ruang kerja dengan dua layar, sedangkan Zenbook A14 UX3407QA mengutamakan bobot yang ringan.

Untuk kebutuhan profesional, ExpertBook Ultra B9406CAA menawarkan spesifikasi yang berbeda dari ProArt P16 H7607BA yang lebih fokus pada pekerjaan visual. Sementara itu, ROG Zephyrus G16 GU606AX dan TUF Gaming A15 FA506NC menawarkan dua pilihan dengan karakter penggunaan gim yang berbeda.

Vivobook Go 14 E1404TA hadir pada kebutuhan yang lebih mendasar untuk kuliah dan tugas harian. Oleh karena itu, menentukan aktivitas utama dapat menjadi langkah awal sebelum membandingkan prosesor atau komponen lainnya.


Perhatikan Bobot, Kemampuan Upgrade, dan Konfigurasi

Rentang bobot dalam daftar ini cukup beragam, mulai dari sekitar 0,89 kg pada Zenbook A14 UX3407QA hingga 2,30 kg pada TUF Gaming A15 FA506NC. Perbedaan tersebut dapat menjadi pertimbangan jika laptop akan dibawa setiap hari.

Kemampuan peningkatan perangkat juga perlu diperhatikan. TUF Gaming A15 menyediakan slot untuk meningkatkan RAM dan penyimpanan, sedangkan beberapa model lain menggunakan RAM onboard. Artinya, kapasitas memori pada model tertentu perlu ditentukan sejak awal pembelian.

Selain itu, kebutuhan daya juga berbeda-beda. Adaptor yang digunakan dalam daftar ini berkisar dari 45W pada Vivobook Go 14 hingga 250W pada ROG Zephyrus G16. Perbedaan tersebut berkaitan dengan karakter dan kebutuhan komponen setiap perangkat.


Sesuaikan Pilihan Sebelum Membeli

Ketujuh model dalam Rekomendasi Laptop Terbaik 2026 memiliki fokus penggunaan yang berbeda. Anda dapat memulai dengan menentukan aktivitas yang paling sering dilakukan, lalu mempertimbangkan bobot, layar, kapasitas memori, kemampuan grafis, dan ruang penyimpanan.

Spesifikasi serta konfigurasi setiap model dapat diperiksa melalui ASUS Store resmi sebelum membeli. Pastikan juga kapasitas RAM dan penyimpanan sesuai kebutuhan, terutama pada model yang menggunakan memori onboard. Dengan memeriksa konfigurasi secara menyeluruh, pilihan laptop dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan saat ini maupun rencana penggunaan berikutnya.

Read More

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop AI dengan Performa Tangguh Untuk Profesional dan Pebisnis Modern.

Sabtu, 29 Agustus 2026



Seneng banget kemarin berkesempatan diundang ASUS dalam acara Media Gathering di Morazen Surabaya. Sudah lama rasanya tidak ada liputan seperti ini, jadi seneng bamget bisa bertemu lagi dengan teman-teman blogger.

Apalagi yang mengundang ASUS, wah langsung dibikin mupeng dengan produknya deh. Kali ini ASUS menampilkan ASUS ExpertBook P5 G2 yang amazing banget.  




Sebagai seorang blogger tentu butuh banget Laptop ASUS ExpertBook ini. Di balik sebuah tulisan yang tayang di blog, ada banyak hal yang harus dilakukan. Mulai dari mencari ide, riset, menulis artikel, mengedit foto, sampai akhirnya bisa tayang di blog. Belum lagi membuat konten media sosial yang sesuai dengan artikel blog tersebut, tentu butuh laptop yang ekspert seperti ASUS ExpertBook ini. 

Aku yang blogger aja udah seabreg kebutuhanku yang menggunakan laptop, apalagi mereka para professional dan pebisnis yang tentu membutuhkan laptop keren ini untuk mengelola bisnis mereka dan juga mengurus banyak hal. Laptopnya setidaknya harus cukup cepat untuk membuka banyak aplikasi, nyaman digunakan menulis berjam-jam, mudah dibawa bepergian, dan yang tidak kalah penting, membantu pekerjaan menjadi lebih praktis.

Karena itu, ketika melihat ASUS ExpertBook P5 G2 ini, aku melihat laptop ini bukan hanya sebagai perangkat untuk bekerja, tetapi seperti teman kerja yang mantap di era AI. Laptop seperti inilah yang dibutuhkan oleh para profesional dan pebisnis modern. Mereka membutuhkan perangkat yang mampu mendukung produktivitas, kecerdasan buatan (AI), mobilitas, kolaborasi, serta keamanan data dalam satu perangkat.



Laptop AI untuk Kebutuhan Kerja Masa Kini

Dulu, mungkin pekerjaan blogger identik dengan duduk di depan laptop lalu menulis artikel. Sekarang berbeda seorang blogger bisa menjadi penulis, fotografer, content creator, admin media sosial, sekaligus pemilik bisnis. Dalam satu hari, aku bisa saja menulis artikel sambil membuka browser untuk riset, mengedit gambar, mengecek email, mengikuti meeting online, dan mengurus pekerjaan bisArtinya, laptop yang digunakan harus mampu melakukan banyak pekerjaan sekaligus.

ASUS ExpertBook P5 G2 dirancang untuk kebutuhan seperti ini. Laptop ini memiliki pilihan prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 dengan 12 core dan 24 thread serta kemampuan hingga 55 NPU TOPS untuk varian tertentu. Untuk unit ritel Indonesia, tersedia AMD Ryzen™ AI 7 445 dengan akselerasi neural hingga 50 NPU TOPS. 

Bagi seorang professional, kemampuan ASUS ExpertBook tersebut bisa terasa manfaatnya ketika harus melakukan multitasking. Misalnya, browser untuk mencari referensi tetap terbuka, aplikasi pengolah dokumen digunakan untuk menulis, aplikasi desain dipakai membuat gambar artikel, sementara meeting online tetap berjalan.



RAM Besar, Jangan Takut Untuk Multitasking

Salah satu hal yang sering membuat pekerjaan terasa lambat adalah ketika terlalu banyak aplikasi dan tab browser yang dibuka.

ASUS ExpertBook P5 G2 menawarkan RAM yang bisa di-upgrade hingga 96GB DDR5 5600 MT/s melalui dua slot SO-DIMM. Penyimpanannya juga mendukung dual-SSD hingga 3TB PCIe 4.0.

Bagi patra pebisnis, kapasitas seperti ini menarik karena kebutuhan penyimpanan biasanya terus bertambah. Foto produk, video, dokumen kerja, draft artikel, materi promosi, dan berbagai file bisnis tentu membutuhkan penyimpanan yang besar. Jadi, ketika kebutuhan penyimpanan meningkat, kita masih mempunyai pilihan untuk melakukan upgrade tanpa harus buru-buru mengganti laptop.




ASUS MyExpert dan Windows Copilot+ PC Bantu Kerja Lebih Efisien

Inilah bagian ASUS ExpertBook yang sungguh menarik. Seperti kita ketahui AI sekarang sudah semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. AI bisa menjadi teman untuk membantu pekerjaan, bukan lagi untuk menggantikan kreativitas.

ASUS ExpertBook P5 G2 ini dilengkapi ASUS MyExpert sebuah platform AI terpadu yang dapat membantu pekerjaan seperti penulisan dan email berbasis AI serta membuat rangkuman hasil rapat secara otomatis. Dan bisa digunakan walaupun tanpa internet.

Bayangkan setelah mengikuti meeting bisnis yang cukup panjang. Daripada harus kembali membaca semua catatan dan menuliskannya dari awal, fitur AI dapat membantu membuat rangkumannya. Ya ampun keren sekali.

Waktu yang biasanya habis untuk pekerjaan administratif bisa digunakan untuk hal lain yang lebih penting, misalnya mencari ide  atau mengembangkan bisnis.

Laptop ini juga mendukung Windows Copilot+ PC yang membantu berbagai aktivitas seperti otomatisasi alur kerja, pencarian dokumen, dan penerjemahan bahasa secara real-time. 




Meeting Online Tetap Nyaman dari Mana Saja

Bagi para professional dan pebisnis, meeting tidak selalu dilakukan di kantor. Bisa dari rumah, kafe, coworking space, bahkan ketika sedang bepergian. Masalahnya, tempat-tempat tersebut terkadang cukup ramai. ASUS ExpertBook P5 G2 memiliki AI Noise-Cancelling yang membantu menyaring suara bising dari lingkungan sekitar. Juga dilengkapi kamera webnya yang tersedia hingga 5MPdengan fitur AI untuk membantu pencahayaan dan framing. 

Jadi, ketika harus mengikuti meeting dengan klien atau partner bisnis, suara kita tetap lebih jelas dan tampilan di kamera bisa terlihat lebih profesional.


Layar 14 Inci untuk Produktivitas dan Konten

Pekerjaan sering membuat kita cukup lama menatap layar. Karena itu, kualitas layar juga penting. ASUS ExpertBook P5 G2 hadir dengan layar 14 inci berasio 16:10. Ada pilihan panel IPS hingga resolusi 2,5K dengan 100% sRGB dan refresh rate hingga 144Hz. Ada juga pilihan OLED dengan cakupan warna DCI-P3 100%. 

Bagi para pebisnis yang sesekali mengedit foto, membuat desain, atau mengecek tampilan visual sebelum dipublikasikan, pilihan layar ini menjadi nilai tambah. Layar 14 incinya cukup pas untuk pekerjaan mobile. Tidak terlalu besar untuk dibawa bepergian, tetapi tetap nyaman untuk bekerja.

Ringan dan Tangguh untuk Profesional yang Mobile

Tentu banyak bisnis yang tidak selalu dilakukan dari satu tempat. Kadang ada undangan acara, bertemu klien, menghadiri launching produk, atau sekadar mencari suasana baru untuk bekerja. ASUS ExpertBook P5 G2 memiliki bobot mulai 1,27 kg sehingga lebih mudah dibawa dalam tas. Laptop ini juga memenuhi standar ketahanan militer MIL-STD-810H yang sudah teruji.

Apalagi baterainya tersedia hingga 70Wh dan diklaim mampu bertahan hingga 22,5 jam untuk penggunaan aplikasi Office pada umumnya. Bagi pekerja mobile, hal ini tentu memberikan rasa nyaman karena tidak selalu harus mencari colokan listrik.


Port Lengkap, Tidak Perlu Banyak Dongle

Ada satu hal kecil yang sering membuat repot ketika bekerja di luar rumah yaitu lupa membawa dongle. ASUS ExpertBook P5 G2 memiliki berbagai pilihan port, termasuk USB4 Type-C, USB Type-C, USB Type-A, HDMI 2.1, dan RJ45 LAN. Apabila harus presentasi kepada klien atau menampilkan hasil pekerjaan di layar eksternal, HDMI tentulah berguna. Begitu juga ketika harus terhubung ke jaringan menggunakan kabel LAN.


Keamanan Data Menjadi Prioritas

Bagi yang memiliki bisnis, laptop bukan hanya menyimpan artikel. Ada data klien, foto, dokumen kerja, proposal, materi bisnis, hingga berbagai file penting lainnya. Kehilangan laptop bukan hanya persoalan kehilangan perangkat. Data pelanggan, dokumen perusahaan, dan informasi bisnis yang tersimpan di dalamnya juga harus dilindungi.

ASUS ExpertBook P5 G2 menawarkan fitur keamanan seperti Windows 11 Secured-core PC, BIOS yang sesuai standar NIST SP 800-155, TPM 2.0, sensor sidik jari, dan Webcam Privacy Shield. ASUS juga memberikan komitmen pembaruan firmware selama lima tahun. 

Fitur keamanan seperti ini membuat laptop ASUS ExpertBook ini sangat  cocok digunakan untuk kebutuhan profesional dan bisnis.

ASUS ExpertBook P5 G2, Teman Kerja Professional dan Pebisnis Modern

Bagiku Laptop yang ideal bukan hanya laptop dengan spesifikasi tinggi. Yang lebih penting adalah bagaimana laptop tersebut bisa membantu menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Mulai dari menulis artikel, mencari bahan, mengedit foto, membuat konten, mengikuti meeting, mengurus email, hingga menjalankan bisnis, semuanya membutuhkan perangkat yang bisa diandalkan.

ASUS ExpertBook P5 G2 menawarkan kombinasi tersebut. Ada performa AMD Ryzen AI, RAM hingga 96GB, penyimpanan hingga 3TB, fitur AI untuk membantu pekerjaan, kamera hingga 5MP, layar 14 inci, bobot mulai 1,27 kg, baterai hingga 70Wh, serta keamanan kelas bisnis. 

Bahkan ASUS ExpertBook P Series di Indonesia mendapatkan layanan purna jual yang mencakup 5 business day service, on-site service, full part warranty, serta garansi hingga 3 tahun dengan storage retention.

Pada akhirnya di zaman yang serba cepat ini memang pekerjaan tidak pernah benar-benar berhenti. Namun, dengan laptop yang tepat, pekerjaan yang banyak itu bisa terasa lebih ringan.

ASUS ExpertBook P5 G2 bisa menjadi partner sehingga kita tetap produktif di mana saja. Dan di tengah perkembangan teknologi AI yang semakin cepat, memiliki laptop yang sudah dipersiapkan untuk kebutuhan kerja masa depan tentu menjadi sebuah keuntungan tersendiri.

Read More

KATARAK : Gejala, Penyebab dan Pilihan Operasinya

Jumat, 28 Agustus 2026




Suatu saat ketika aku sedang mampir ke rumah temanku, aku melihat temanku sedang membacakan sesuatu untuk ibunya. Waktu itu aku berpikir, kenapa ibunya harus dibacakan? Kenapa ibunya tidak membaca sendiri? Apakah Ibunya tidak bisa membaca alias buta huruf? Sepertinya tidak mungkin, hari gini gitu lho, masak masih ada yang buta huruf? Lagian keluarga temanku ini termasuk keluarga berpendidikan. 

Akhirnya untuk mengurangi rasa penasaranku, aku bertanya kepada temanku dan dijelaskan oleh temanku bahwa ternyata ibunya terkena penyakit katarak. Sehingga penglihatannya menurun dan tidak bisa melihat dengan jelas. Oleh karena itu jadi tidak bisa membaca karena tidak terlihat jelas tulisannya. 


APA ITU KATARAK

Aku pernah membaca sebuah artikel di laman Kemenkes, bahwa katarak sesungguhnya adalah proses degeneratif berupa kekeruhan di lensa bola mata sehingga menyebabkan menurunnya kemampuan penglihatan sampai kebutaan. Kekeruhan lensa atau katarak ini akan mengakibatkan cahaya terhalang untuk masuk ke dalam mata sehingga penglihatan menjadi menurun, bahkan bisa mengakibatkan kebutaan bila dibiarkan semakin parah dan tidak ditangani secara baik.

Jadi kalau kalian merasa penglihatan semakin buram, mudah silau saat melihat lampu, atau warna benda terlihat tidak secerah biasanya, jangan buru-buru menganggapnya hanya karena mata lelah atau ukuran kacamata yang berubah ya, bisa jadi kondisi tersebut merupakan gejala katarak lho...


GEJALA PENYAKIT KATARAK

Seperti yang dialami oleh ibunya temanku tadi, ternyata beliau tidak menyadari kalau menderita penyakit katarak. Memang beberapa gejala penyakit katarak sering tidak disadari. oleh penderitanya, padahal sebetulnya katarak berkembang secara perlahan. Sayangnya,  seseorang baru menyadari adanya masalah pada matanya ketika penglihatannya sudah semakin menurun dan mengganggu kegiatannya sehari-hari.

Beberapa contoh gejalanya antara lain:

1.Penglihatan menjadi buram dan semakin tidak tajam.

2.Melihat benda seperti berbayang atau mengalami penglihatan ganda.

3.Warna terlihat lebih kusam dibandingkan sebelumnya.

4 .Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya.

5.Muncul lingkaran cahaya atau yang biasa disebut halo ketika melihat lampu.

6.Kesulitan melihat dengan jelas dalam kondisi minim cahaya, contohnya ketika sedang berkendara pada malam hari.

Jika kalian mulai mengalami beberapa keluhan seperti yang tersebut diatas, jangan menunggu sampai penglihatan benar-benar terganggu. Segera ke dokter mata atau ke Klinik Mata, KMN Eye Care yang terbukti professional, dan ditangani oleh para dokter yang sudah berpengalaman. 

PENYEBAB PENYAKIT KATARAK

Penyebab katarak biasanya adalah proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, lensa mata mengalami perubahan dan secara perlahan menjadi keruh. Sebetulnya usia bukan satu-satunya faktor yang bisa meningkatkan risiko katarak.

Banyak hal yang menyebabkan timbulnya penyakit katarak,  misalnya berkaitan dengan trauma atau cedera pada mata, peradangan mata, kelainan bawaan, serta kondisi tertentu lainnya.

Selain itu perlu diperhatikan tentang kebiasaan sehari-hari dan juga kondisi kesehatan, karena hal itu juga berpengaruh, misalnya paparan sinar ultraviolet dalam jangka panjang, kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol, serta penyakit diabetes. Semua itu dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit katarak. 

Oleh karena itu, menjaga kesehatan tubuh sekaligus melindungi mata merupakan bagian penting dari pencegahan penyakit katarak itu sendiri.


CARA MENGATASI PENYAKIT KATARAK

Gangguan pada penglihatan biasanya dapat dibantu dengan cara menyediakan pencahayaan yang lebih baik atau memeriksa ulang perubahan ukuran kacamata. Namun, perlu  kita ketahui bahwa kacamata itu tidak dapat menghilangkan kekeruhan pada lensa mata.

Ketika katarak sudah menyebabkan gangguan penglihatan yang menghambat aktivitas sehari-hari, maka operasi katarak menjadi pilihan penanganan utama. Dokter mata akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk menentukan kondisi mata dan metode operasi yang paling sesuai dengan kondisi kita. Jadi jangan menunggu katarak menjadi sangat parah untuk memeriksakan.


PILIHAN OPERASI KATARAK

Perkembangan teknologi kedokteran mata membuat pilihan operasi katarak semakin beragam. Ada beberapa jenis pilihan operasi katarak di KMN Eye Care yang bisa kalian pilih, yaitu antara lain: 

 1. Fakoemulsifikasi

Salah satu metode yang banyak digunakan saat ini adalah fakoemulsifikasi Pada prosedur ini, lensa mata yang keruh dipecah menjadi bagian-bagian kecil menggunakan energi ultrasonik, kemudian dikeluarkan dari mata. Setelah itu, lensa alami digantikan dengan lensa tanam atau Intraocular Lens. Teknik ini menggunakan sayatan kecil sehingga umumnya tidak membutuhkan jahitan. 

 2. Operasi Katarak dengan Laser CATALYS™

Selain fakoemulsifikasi, kini tersedia pilihan operasi katarak dengan bantuan teknologi femtosecond laser CATALYS™. Teknologi ini membantu dokter melakukan beberapa tahapan penting dalam operasi katarak dengan tingkat presisi yang tinggi. Pemilihan teknologi laser tetap harus disesuaikan dengan kondisi mata dan kebutuhan visual masing-masing pasien. 

Dengan teknologi operasi katarak modern, prosedur umumnya dilakukan dengan anestesi tetes mata dan menggunakan sayatan yang sangat kecil. Pasien juga dapat menjalani prosedur secara rawat jalan sesuai kondisi dan rekomendasi dokter. 


PENCEGAHAN PENYAKIT KATARAK

Tidak semua kasus katarak dapat dicegah, terutama katarak yang berkaitan dengan proses penuaan. Namun, beberapa kebiasaan dapat dilakukan untuk membantu menjaga mata kita tetap sehat. Kebiasaan tersebut antara lain: gunakan kacamata dengan perlindungan UV ketika berada di luar ruangan, lindungi mata dari kemungkinan cedera, berhenti merokok, konsumsi makanan bergizi dan kaya antioksidan, serta kendalikan kadar gula darah apabila memiliki diabetes. Yang tidak kalah penting adalah lakukan pemeriksaan mata secara rutin. 

Jangan Tunggu Penglihatan Semakin Buram, Karena katarak sering datang perlahan sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa penglihatannya mulai berubah.


Padahal, mata yang sehat membuat kita dapat membaca dengan nyaman, bekerja, berkendara, melihat wajah orang yang kita sayangi, hingga menikmati berbagai momen bahagia dalam kehidupan.

Jadi, ketika mulai muncul pandangan buram, silau berlebihan, sulit melihat pada malam hari, atau warna terlihat semakin kusam, jangan abaikan. Segera lakukan pemeriksaan mata untuk mengetahui penyebabnya.

Jika memang katarak menjadi penyebabnya, dokter mata dapat membantu menentukan cara mengatasi katarak yang paling sesuai, termasuk apakah sudah memerlukan operasi dan jenis operasi apa yang tepat.

Karena melihat lebih jelas bukan sekadar tentang penglihatan. Melihat dengan jelas berarti kita tetap bisa menikmati hidup dengan leluasa.

Read More

Insto, Aku dan PERJUSA

Senin, 10 Agustus 2026




Sebagai seorang guru dan pembina Pramuka, ada satu momen yang paling saya tunggu-tunggu setiap semester yaitu PERJUSA atau Perkemahan Jumat Sabtu

Bukan perkemahan biasa. PERJUSA itu "rumahnya" adik-adik. Di sanalah mereka belajar mandiri, belajar guyub, dan belajar memimpin. Dan buat saya, ini adalah momen pribadi yang sudah lama dinantikan. Momen melepas penat mengajar, ganti seragam jadi seragam Pramuka, dan duduk melingkar bareng anak-anak di depan api unggun.


Tahun ini PERJUSA digelar di sekolah saja, selama 2 hari 1 malam. Saya sudah siap. Tenda dicek, materi game dicek, semangat dicek. Eh... yang satu ini lupa saya cek, kesehatan mata saya sendiri


Awal Mula Gejala SEPeLe Muncul


Hari Jumat sore, hari yang ditunggu-tunggu telah tiba. Setelah menerima rapot maka liburan sekolah selalu diisi dengan berkemah. Para murid datang dengan ceria. Setelah upacara pembukaan, langsung lanjut lomba pionering dan games kekompakan sampai magrib. 

Malamnya puncak acaranya adalah api unggun dan pentas seni. Saya yang menjadi MC, sekaligus juri, sekaligus ibu yang harus sigap kalau ada yang nangis kangen rumah.


Nah, pas jam 8 malam, saat saya baca teks pembukaan api unggun di depan mic, tiba-tiba mata saya terasa SEpet, pandangan kayak ketutup kabut tipis. 

Saya sampai berkedip-kedip. Kukira karena asap api unggun. 30 menit kemudian, matanya jadi PErih. Perih banget, apalagi kena angin malam dan asap. Terakhir, mata rasanya LElah sekali. Berat. Ingin rasanya merem tapi saya harus tetap melek, harus tetap semangat nemenin anak-anak pentas sampai jam 11 malam.

Di kepala saya cuma mikir: "Masa gara-gara mata, api unggun tahun ini berantakan?"

Saya memang cukup lelah, karena sebelumnya sibuk mengisi e rapot yang tentu saja membutuhkan ketelitian. 


Bagaimana Mata Kering Mengubah Jalannya Momen Penting

Jujur, gejala mata kering itu bener-bener berpengaruh. 

1.  Saat baca teks, Harus maju mundur karena hurufnya buram. Malu sama adik-adik.

2.  Saat menilai pentas, jadi susah fokus lihat detail gerakan dan ekspresi. Takut salah nilai.

3.  Yang paling berat, Saya jadi gak bisa "hadir" sepenuhnya. Pikiran saya malah ke mata yang perih, bukan ke semangat anak-anak yang lagi tampil.

Saya sempat mau minta tolong guru lain untuk menggantikan. Tapi ini PERJUSA yang sudah lama kami rencanakan. Masa iya saya nyerah di tengah jalan karena mata "SePeLe"?


Pelajaran & Tips Mengatasi Mata Kering di Tengah Perkemahan

Dari kejadian itu saya belajar. Jadi pembina itu harus sehat dulu, baru bisa menyehatkan. Ini 3 tips yang akhirnya saya lakukan malam itu dan sekarang selalu saya bawa tiap PERJUSA:


1.  Istirahatkan mata dari layar dan asap

Sempatkan 5 menit merem di dalam tenda sebelum acara malam. Jangan scroll HP. Dan usahakan duduk agak jauh dari asap api unggun.

2.  Kompres dan kedip teratur

Saya kompres pakai tisu basah bersih yang dingin. Lalu sengaja kedip 20x tiap selesai 1 penampilan. Kedip itu penting biar mata tetap lembab.

3.  Selalu sedia tetes mata

Ini yang paling menolong. Dulu saya pikir tetes mata itu "nanti aja". Sekarang saya paham: gejala "SePeLe" kalau disepelein bisa merusak momen penting.


Menemukan Insto Dry Eyes 


Pulang dari PERJUSA itu, saya cerita ke teman sesama guru. Beliau langsung bilang: "Lho Bu, itu gejala mata kering. Coba pakai Insto Dry Eyes, mudah membelinya. Bisa dibeli di supermarket.

Keesokan harinya saya beli di Indomaret Botolnya kecil, gampang masuk saku seragam Pramuka.

Saya teteskan 1 tetes saja, rasanya seger banget Bu. Perihnya langsung #InstoDryEyes reda. Pandangan yang tadinya buram jadi jernih lagi. 

Selama 2 hari saya tetes tiap 6 jam sekali. Hasilnya? Saya bisa melihat jelas pas adik-adik pentas tari, dan yang paling penting bisa nikmatin api unggun sampai akhir tanpa gangguan.


Insto Dry Eyes jadi "senjata rahasia" saya sekarang. Karena jadi pembina itu tugasnya melek, bukan merem karena mata lelah 😆


Jangan Sepelein Gejala SePeLe


Dari PERJUSA itu saya dapat 2 pelajaran. 

Pertama, momen bersama adik-adik Pramuka itu mahal. Jangan sampai hal kecil seperti mata kering merusaknya.

Kedua, kesehatan itu investasi. Apalagi kita guru. Kita panutan.

Jadi untuk semua guru pembina, orang tua, dan adik-adik Pramuka di luar sana: Gejala #MataSePeLeJanganDisepelein yaa, Kalau mata sudah mulai SEpet, PErih, dan LElah... istirahatkan. Dan jangan lupa siapkan #InstoDryEyes di kotak P3K agar kita #BebasMataKering






Read More