Arsitektur Cloud untuk MVP Startup yang Stabil, Efisien, dan Cepat Dikembangkan

Rabu, 21 Januari 2026



Ketika kita membangun MVP untuk sebuah startup, keputusan teknis sering terasa seperti balapan dengan waktu. Kita ingin produk cepat jadi, cepat diuji ke pasar, dan tentu saja cepat mendapatkan feedback dari pengguna. Tapi di sisi lain, kita juga tidak ingin sistem gampang tumbang hanya karena ada sedikit lonjakan traffic. Di sinilah arsitektur cloud memainkan peran penting. Kita tidak lagi bicara soal sekadar deploy aplikasi, tetapi bagaimana membuat fondasi yang cukup kuat untuk bertumbuh tanpa menghambat kecepatan eksekusi.

Banyak founder atau builder SaaS yang berpikir, “Ah, nanti saja arsitektur dipikirkan kalau sudah scale.” Tapi kenyataannya, fondasi awal menentukan seberapa mudah kita berkembang. Arsitektur cloud untuk MVP tidak perlu rumit, namun tetap harus punya fleksibilitas, reliability, dan biaya yang rasional. Dan yang paling penting, kita harus bisa membangunnya dengan cepat tanpa kehilangan peluang pasar.


Kenapa Cloud Cocok untuk MVP Startup?

Cloud membuat kita bisa memulai dengan biaya kecil dan resource yang tidak berlebihan. Kita hanya membayar sesuai kebutuhan, dan bisa naikkan kapasitas kapan pun. Kalian pasti sudah sering lihat bagaimana startup yang tiba-tiba viral akan langsung kewalahan jika server tidak elastis. Dengan cloud, auto-scale dan deployment cepat bisa dilakukan dalam hitungan menit, bukan jam.

Selain itu, cloud memberi kita kebebasan bereksperimen. Kita ingin ganti database? Bisa. Menambah microservice baru? Tinggal spin up instance. Bahkan jika kita ingin rollback, semuanya bisa dilakukan tanpa menyentuh fisik hardware. Untuk MVP, ini adalah kemewahan yang langka.


Struktur Dasar yang Harus Dimiliki MVP

Walau MVP tidak perlu arsitektur yang kompleks, tetap ada struktur minimal agar sistem tidak mudah error. Biasanya kita mulai dari layanan compute ringan untuk backend, database terkelola yang stabil, dan storage untuk file statis. Beberapa startup bahkan cukup menjalankan semuanya dalam satu VPS, selama konfigurasi aplikasinya benar.

Lalu di atas itu, kita tambahkan lapisan caching agar respons cepat, monitoring sederhana untuk melacak error, dan backup rutin. Itulah pondasi minimum yang bisa membuat MVP berjalan lancar tanpa harus menghabiskan biaya terlalu besar sejak awal.


Pola Pengembangan yang Fleksibel

Salah satu hal yang sering dilupakan adalah bagaimana arsitektur bisa beradaptasi. Misalnya, saat fitur-fitur baru mulai banyak dan aplikasi tumbuh, kita bisa memecah komponen tertentu menjadi service terpisah. Atau ketika jumlah pengguna meningkat, kita bisa memindahkan database ke mesin yang lebih kuat tanpa mengganti seluruh fondasi.

Pola seperti ini membuat startup tidak perlu melakukan rewrite besar-besaran. Kita cukup mengembangkan bagian yang perlu ditingkatkan sambil tetap menjaga stabilitas sistem.


Contoh Nyata dari Pengalaman Lapangan

Saya pernah menangani sebuah tim kecil yang membangun SaaS sederhana untuk scheduling. Mereka awalnya menjalankan semua komponen dalam satu instance cloud kecil. Ketika jumlah pengguna naik, mereka mulai melihat bottleneck di database. Solusinya? Mereka migrasikan database ke instance terpisah dengan performa lebih baik, sementara backend tetap berjalan di server lama. Tanpa harus memodifikasi aplikasi secara besar-besaran, performa meningkat dua kali lipat.

Di kasus lain, sebuah startup yang baru rilis MVP mengalami lonjakan pengguna setelah viral di media sosial. Karena arsitektur mereka sudah menggunakan container sederhana dan autoscaling, mereka bisa menangani trafik tersebut tanpa downtime. MVP yang awalnya sederhana menjadi fondasi produk final mereka.


Pemilihan Infrastruktur yang Tepat

Sekuat apa pun arsitekturnya, semua tetap bergantung pada fondasi infrastruktur. Pemilihan server yang stabil dan efisien sangat memengaruhi performa MVP. Banyak founder memilih layanan vps murah dari https://nevacloud.com/ karena selain biaya terjangkau, performanya stabil dan fleksibel untuk kebutuhan startup yang sering berubah. Kita bisa memulai dari kapasitas kecil, lalu meng-upgrade seiring pertumbuhan pengguna tanpa migrasi rumit.

Fleksibilitas ini sangat membantu di tahap MVP, ketika arah produk bisa berubah sewaktu-waktu dan kita tidak ingin terjebak biaya besar sejak awal.


Rekomendasi Praktik Terbaik

Jika diringkas, arsitektur cloud untuk MVP harus punya tiga hal utama: sederhana, scalable, dan hemat biaya. Jangan terlalu kompleks karena justru memperlambat pengembangan. Jangan terlalu minimal, karena nanti kesulitan scaling. Dan tentu saja, selalu gunakan monitoring agar kita tahu kapan saatnya melakukan peningkatan kapasitas.

MVP pada dasarnya adalah eksperimen besar. Tapi eksperimen ini hanya berhasil jika fondasi teknisnya tidak menghambat. Dengan memilih arsitektur cloud yang tepat, startup punya peluang jauh lebih besar untuk bertahan dan berkembang.

Read More

Cara Pilih Paket Hosting yang Pas Tanpa Overbudget di Tahun 2026

Sabtu, 10 Januari 2026



Memilih layanan hosting yang tepat merupakan langkah penting ketika Anda membangun website di tahun 2026. Penggunaan hosting memegang peranan besar dalam menentukan performa dan stabilitas website yang Anda kelola. Keputusan yang kurang tepat bisa berdampak pada lambatnya akses, gangguan teknis, hingga meningkatnya biaya operasional yang sebenarnya dapat dihindari. 

Oleh karena itu, memahami kebutuhan website serta menyesuaikannya dengan paket yang ditawarkan penyedia layanan adalah langkah awal yang wajib dilakukan. Berikut beberapa cara memilih paket hosting yang pas dan sesuai dengan budget Anda:


1. Kenali Jenis Website dan Kebutuhan Dasarnya

Sebelum menentukan paket hosting, Anda perlu memahami terlebih dahulu jenis website yang akan dibangun. Setiap tipe website memiliki kebutuhan sumber daya yang berbeda. Misalnya, website profil bisnis kecil biasanya tidak membutuhkan resource besar, sehingga shared hosting bisa menjadi pilihan yang cukup ekonomis. Layanan ini menawarkan biaya terjangkau dan cocok untuk website yang masih dalam tahap awal.

Untuk website toko online atau platform e-commerce, kebutuhan sumber dayanya jauh lebih besar. Website seperti ini memerlukan kecepatan, keamanan, serta stabilitas tinggi karena memuat banyak gambar produk, transaksi realtime, dan trafik yang cenderung fluktuatif. Paket seperti VPS hosting atau cloud hosting akan lebih ideal dibandingkan shared hosting.

2. Hitung Kebutuhan Resource Secara Realistis

Langkah selanjutnya adalah menghitung kebutuhan sumber daya website secara objektif. Banyak pemilik website memilih paket hosting terlalu besar hanya karena khawatir akan kekurangan kapasitas, padahal penggunaan aktual masih sangat kecil.

Pertama, perhatikan kebutuhan penyimpanan. Jika website Anda berisi konten visual seperti foto atau video, tentu diperlukan storage lebih besar. Untuk website berbasis teks atau katalog sederhana, ruang penyimpanan sedang sudah mencukupi. Kedua, perhatikan bandwidth yang dibutuhkan agar website tetap stabil meski pengunjung meningkat.


3. Perhatikan Kecepatan dan Performa yang Ditawarkan

Kecepatan website sangat mempengaruhi pengalaman pengguna dan skor SEO. Di tahun 2026, pengguna semakin tidak sabar menunggu website yang lambat. Sekali website sulit diakses, pengunjung bisa langsung berpindah ke kompetitor.

Pastikan penyedia hosting memberikan jaminan uptime minimal 99,9% agar website tetap online dalam berbagai kondisi. Hosting berbasis SSD wajib diprioritaskan karena memberikan kecepatan baca-tulis yang jauh lebih tinggi dibandingkan hard drive konvensional.

Jika target pengunjung Anda berasal dari negara berbeda atau Anda mengelola website berskala internasional, pilih hosting yang mendukung CDN. Teknologi ini membantu mempercepat pengiriman konten ke lokasi pengunjung, sehingga website tetap cepat dibuka dari berbagai negara.


4. Cek Fitur Keamanan yang Disediakan

Keamanan website merupakan faktor utama dan tidak boleh dinegosiasikan, khususnya bagi Anda yang mengelola data pelanggan atau transaksi keuangan. Penyedia hosting wajib menawarkan fitur keamanan seperti SSL, firewall, anti-malware, dan proteksi DDoS.

Pastikan paket hosting sudah termasuk sertifikat SSL untuk mengamankan data yang dikirimkan antara server dan pengunjung. SSL juga meningkatkan kepercayaan pelanggan, terutama pada website toko online.

Selain itu, keberadaan fitur backup otomatis sangat penting. Dengan adanya sistem cadangan data terjadwal, Anda tidak perlu khawatir kehilangan data jika terjadi serangan atau kesalahan teknis. Keamanan yang memadai dapat membantu Anda menghindari biaya tambahan untuk pemulihan saat terjadi insiden digital.


5. Pertimbangkan Dukungan Teknis dan Harga Paket

Terakhir, pilih penyedia hosting yang menyediakan dukungan pelanggan responsif. Ketika terjadi gangguan, Anda membutuhkan bantuan cepat agar website dapat kembali berjalan normal. Pastikan layanan support tersedia 24/7 melalui berbagai kanal seperti live chat, email, atau telepon.

Dari sisi biaya, pilih paket hosting yang sesuai dengan kebutuhan—tidak terlalu kecil hingga mudah overload, tetapi juga tidak terlalu besar hingga membuat Anda overbudget. Periksa juga biaya tersembunyi seperti biaya perpanjangan, tambahan SSL, atau addon lainnya. Beberapa layanan menawarkan harga promo murah, namun biaya perpanjangannya meningkat drastis.


Kesimpulan

Memilih paket hosting yang tepat tanpa menguras anggaran memerlukan pemahaman mendalam tentang kebutuhan website, performa hosting, keamanan, dukungan teknis, dan fleksibilitas skalanya. Dengan mempertimbangkan kelima poin di atas, Anda dapat menentukan layanan yang efisien, aman, dan sesuai perkembangan bisnis. Saat menentukan paket hosting, penting memahami kebutuhan website. DomaiNesia bisa jadi contoh penyedia yang menawarkan fleksibilitas paket sesuai skala pengguna.


Read More

Integrasi API KiriminAja: Efisiensi Biaya Operasional dan Solusi Masalah Pengiriman

Senin, 01 Desember 2025


Di era digital yang serba cepat ini, bisnis dihadapkan pada tantangan untuk mengelola pengiriman barang secara efisien. Seiring dengan meningkatnya volume pengiriman, banyak perusahaan yang kesulitan dalam menjaga kelancaran operasional logistik. Salah satu solusi yang dapat diandalkan adalah integrasi API. KiriminAja, sebagai platform yang menawarkan integrasi API, menyediakan berbagai fitur yang dapat mempercepat proses pengiriman. Ini dia bagaimana integrasi API KiriminAja dapat membantu bisnis dalam mengotomatisasi proses pengiriman, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi biaya operasional.

Tantangan Jasa Kirim di Era Digital

Di era digital, kebutuhan terhadap pengiriman yang cepat, akurat, dan efisien semakin meningkat. Namun, banyak bisnis yang masih menghadapi tantangan dalam mengelola pengiriman secara manual. Beberapa kendala utama yang sering ditemui adalah sebagai berikut:

Proses Input Manual

Proses pengolahan data pengiriman yang dilakukan secara manual memakan waktu dan sering kali rentan terhadap kesalahan. Tanpa sistem otomatis, kesalahan dalam memasukkan alamat atau informasi pengiriman sangat mungkin terjadi, yang dapat menyebabkan pengiriman yang terlambat atau salah.

Kesalahan Data Alamat

Kesalahan dalam memasukkan alamat pengiriman bisa berdampak besar pada kualitas layanan. Pengiriman yang tidak tepat dapat menyebabkan kerugian finansial dan menurunkan tingkat kepuasan pelanggan. Ini juga menambah biaya tambahan untuk pengiriman ulang.

Tracking Tidak Real-Time

Tracking pengiriman yang tidak terintegrasi dengan sistem real-time membuat pelanggan tidak dapat memantau status pengiriman secara langsung. Hal ini dapat menurunkan transparansi dan menyebabkan kebingungannya pelanggan mengenai keberadaan barang mereka.

Operasional Lambat Saat Volume Meningkat

Ketika volume pengiriman meningkat, pengelolaan manual menjadi lebih lambat dan lebih rentan terhadap kesalahan. Ini berdampak pada kemampuan bisnis untuk memenuhi permintaan pengiriman tepat waktu, yang dapat merusak reputasi dan kredibilitas perusahaan.

Cashflow Lama karena Tidak Sinkron dengan Status COD

Tanpa integrasi yang tepat antara sistem pengiriman dan sistem keuangan, pencairan COD (Cash on Delivery) sering kali terlambat. Hal ini mempengaruhi arus kas perusahaan dan dapat menghambat operasional bisnis.

Fitur-Fitur Integrasi API KiriminAja



API KiriminAja menawarkan berbagai fitur canggih yang dirancang untuk mengatasi tantangan operasional dalam pengiriman barang. Berikut adalah beberapa fitur utama yang dapat diandalkan:

API Pengiriman (Create Order Otomatis)

Fitur ini memungkinkan bisnis untuk membuat pesanan pengiriman secara otomatis. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pembuatan pesanan menjadi lebih cepat dan tanpa kesalahan, menghemat waktu dan tenaga.

API Cek Ongkir

API Cek Ongkir memberikan informasi biaya pengiriman secara real-time, memungkinkan bisnis dan pelanggan untuk mendapatkan estimasi ongkir dengan cepat dan tepat. KiriminAja memiliki integrasi API JNE, integrasi API JNT hingga integrasi SiCepat API. Fitur ini memudahkan bisnis dalam menentukan biaya pengiriman kepada pelanggan tanpa perlu memeriksa tarif satu per satu di platform pengiriman.

API Tracking Real-Time

Fitur tracking real-time memungkinkan pelanggan untuk memantau status pengiriman mereka kapan saja. Dengan fitur ini, perusahaan dapat meningkatkan transparansi, memberikan informasi yang jelas kepada pelanggan, dan mengurangi keluhan mengenai status pengiriman.

API COD Settlement

API COD Settlement memungkinkan bisnis untuk menarik data settlement harian secara otomatis, mempercepat proses pencairan dana. Dengan integrasi ini, arus kas menjadi lebih lancar, dan perusahaan dapat menghindari keterlambatan dalam pembayaran.

API Validasi Alamat

Validasi alamat otomatis memastikan bahwa alamat yang dimasukkan benar dan lengkap. Hal ini mengurangi risiko pengiriman yang salah atau tertunda akibat kesalahan dalam penginputan alamat.

Integrasi RMS (Return Management System) & Undelivery melalui Webhook

Dengan integrasi RMS, bisnis dapat menangani retur dan pengiriman yang gagal secara lebih efisien. Webhook notifikasi otomatis memberikan informasi tentang status pengembalian atau pengiriman yang gagal, sehingga proses pengelolaan retur menjadi lebih cepat dan terkoordinasi.

Dashboard & Analitik

API KiriminAja juga menyediakan integrasi dashboard yang memungkinkan bisnis untuk memantaubperforma pengiriman secara real-time. Dengan analitik yang terintegrasi, perusahaan dapat mengidentifikasi masalah dengan cepat, memperbaiki kinerja, dan membuat keputusan berbasis data.

Manfaat Bergabung dengan KiriminAja


Bergabung dengan KiriminAja menawarkan banyak manfaat yang dapat membantu perusahaan menghemat biaya operasional dan meningkatkan efisiensi. Berikut adalah beberapa manfaat utama yang bisa diperoleh:

Otomatisasi Operasional (Hemat Waktu & Orang)

Dengan menggunakan API KiriminAja, banyak proses operasional yang bisa diotomatisasi, mulai dari pembuatan pesanan hingga pencairan COD. Hal ini mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja untuk tugasbadministratif dan memungkinkan tim untuk fokus pada aspek bisnis yang lebih strategis.

Biaya Turun Karena Error Manual Berkurang

Kesalahan manual dalam input data dapat menyebabkan biaya tambahan, seperti pengiriman ulang atau.penanganan keluhan pelanggan. Dengan integrasi API, biaya ini dapat dikurangi karena sistem otomatis memastikan akurasi data dan mempercepat proses pengiriman.

SLA Meningkat

Dengan proses yang lebih efisien dan otomatis, bisnis dapat memenuhi target SLA (Service Level Agreement) dengan lebih baik. Pengiriman yang lebih cepat dan lebih akurat meningkatkan kepuasan pelanggan dan meningkatkan reputasi perusahaan.

Cashflow Lebih Cepat Karena Data COD Sinkron Otomatis

Pencairan COD yang lebih cepat dan otomatis mempercepat arus kas perusahaan. Dengan integrasi API, proses settlement COD tidak lagi terhambat, sehingga bisnis dapat mengelola keuangan dengan lebih lancar.

Fokus pada Pengembangan Bisnis

Dengan otomatisasi yang disediakan oleh KiriminAja, perusahaan dapat mengurangi beban operasionalbdan fokus pada pengembangan produk dan peningkatan penjualan, bukan mengurus masalah logistik yang memakan waktu.

Bagaimana Integrasi API Mengurangi Biaya Operasional Perusahaan?


Integrasi API KiriminAja dapat membantu perusahaan mengurangi biaya operasional dalam beberapa cara berikut:

Pengurangan Kesalahan Manual

Kesalahan manual dalam penginputan data seringkali menyebabkan biaya tambahan, seperti pengiriman ulang atau biaya dukungan pelanggan. Dengan otomatisasi, kesalahan manual dapat diminimalkan, sehingga perusahaan menghindari biaya tambahan.

Penghematan Waktu dalam Proses Pengiriman

Proses yang lebih cepat dan otomatis mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk memproses pengiriman, menghemat biaya tenaga kerja, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Pencairan COD Lebih Cepat

Integrasi API untuk settlement COD mempercepat pencairan dana, yang mengurangi ketergantungan pada pembiayaan jangka pendek atau pinjaman untuk menutupi kekurangan arus kas.

Biaya Pengembalian Barang yang Lebih Rendah

Dengan sistem pengelolaan retur yang otomatis, bisnis dapat mengurangi biaya yang terkait dengan pengembalian barang dan mengelola proses retur lebih efisien.

Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Manusia

Automatisasi mengurangi kebutuhan tenaga kerja untuk tugas administratif, yang memungkinkan bisnis untuk mengalokasikan sumber daya lebih efisien dan mengurangi biaya terkait gaji dan pelatihan.

Coba Integrasi API Sekarang Juga!

Bisnis Anda pantas memiliki mitra yang tak hanya mampu mengirim barang, tetapi juga memahami setiap tantangan yang Anda hadapi. Integrasi API KiriminAja lahir dari masalah yang sering terjadi pada bagian logistik. Masih dengan misi yang sama, sebagai partner bisnis yang benar benar peduli, Integrasi API adalah bukti kepedulian KiriminAja sebagai partner bisnis.

Pelajari lebih lanjut bagaimana integrasi API KiriminAja dapat mengotomatisasi operasional dan meningkatkan efisiensi bisnis Anda dengan mengunjungi registrasi akun KiriminAja atau pelajari dokumentasi API KiriminAja di sini.





Read More

Workshop Menghasilkan Cuan dari Foto bersama Gen Matic Kemen Ekraf

Minggu, 02 November 2025


Fotografi adalah salah satu hobi yang banyak disukai saat ini. Dengan kemajuan teknologi, kini kita dapat dengan mudah mengambil foto yang berkualitas hanya dengan menggunakan handphone. Serunya lagi ternyata hobi fotografi ini dapat diubah menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

Sabtu pagi yang tidak begitu mendung, aku sampai di Hotel Luminor Surabaya. Senang banget pagi ini berkesempatan mewakili Komunitas ISB untuk mengikuti kegiatan bersama Gen Matic Kemen Ekraf. Edisi ngonten dari foto dapet cuan hanya dari smartphone, begitulah tema kegiatan hari ini. Dari judulnya aja udah bikin penasaran yaa...

Sesampai di lokasi, suasana sudah gegap gempita, ternyata acara ini diikuti oleh 100 orang dari seluruh Jawa Timur.  Tampak wajah-wajah penuh semangat sedang registrasi. Aku yang meliput pun ikutan sumringah dan semakin penasaran gimana sih, koq bisa dari hobby motret bisa menghasilkan cuan.



Acara dibuka oleh Direktur Konten Digital Kemenekraf, Ibu Yuana Rochma Astuti. Ibu Yuana menjelaskan bahwa fotografi adalah salah satu sektor ekonomi kreatif dari 17 sektor ekonomi yang ada. Fotografi bisa menciptakan peluang untuk mendapatkan penghasilan, diharapkan setelah mengikuti workshop ini para peserta  bisa mempraktikkan ilmu yang diterima.

Dalam kesempatan kali ini, Kementrian Ekraf melalui Direktorat Konten Digital berkolaborasi dengan narasumber Kevin Pramudya Utama seorang ahli fotografi digital dan lightroom dan Fajrul Islam, Content Creator sekaligus Microstocker, yang siap berbagi ilmu dan membimbing para peserta untuk bisa onboarding cuma bermodal Smartphone.


Kevin Pramudya adalah seorang fotografer profesional yang siap membagikan tips tentang cara mengambil foto yang bagus dan membangun emosi melalui warna. Ia juga menekankan pentingnya kesabaran dan ketekunan dalam proses pengambilan foto. 

Kevin yang awalnya adalah seorang TKI di Jepang, memulai karir memotretnya di negara tersebut. Kesabaran dan ketekunannya menggeluti hobi memotretnya tersebut di sela-sela aktifitasnya sebagai tukang las ternyata berbuah manis.

Sedangkan Fajrul Islam, seorang microstocker, membagikan pengalaman dan tips tentang cara menjual foto secara online. Ia menjelaskan bahwa menjual foto online dapat menjadi sumber penghasilan pasif. Fajrul menyampaikan syarat-syarat yang diperlukan  untuk dapat menjual foto secara online juga membagikan beberapa platform yang bisa digunakan untuk menjual foto, seperti Istock, Shutterstock, dan Adobestock.

Beberapa tips menekuni penjualan foto dari Fajrul antara lain adalah : 

1. Pelajari dasar-dasar fotografi

Memahami dasar-dasar fotografi dapat membantu meningkatkan kualitas foto.

2. Jangan Menyerah

Jangan putus asa jika foto kita sering ditolak. Teruslah mencoba dan meningkatkan kualitas foto.

3. Upload foto sesuai tren

Mengikuti tren dapat meningkatkan kesempatan foto kita untuk dilihat dan dibeli.

4. Upload foto sebanyak-banyaknya

Meningkatkan kuantitas foto dapat meningkatkan kesempatan untuk menjual.

Sedangkan keuntungan dari berjualan foto online adalah bisa dijadikan sebagai passive income, sebagai aset digital dan hobi yang dibayar. Tidak ada syarat khusus untuk bisa menjual foto, asal sudah berusia minimal 18 tahun, bentuk foto jpg/jpeg, resolusi minimal 4 MP, tidak ada watermark dan beberapa syarat teknis memotret yang bisa dipelajari. 

Para peserta tampak antusias dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Selain mendapatkan teorinya, para peserta juga langsung diajari untuk praktek langsung dan dibimbing langsung oleh narasunber. Waktu hampir menjelang maghrib ketika akhirnya acara ini diakhiri. Semoga para peserta segera dapat mempraktekkan dan menikmati hasilnya. 

Mengikuti workshop bersama Gen Matic Kemen Ekraf ini membuka wawasan kita bahwa dengan menekuni hobi fotografi dan menjual hasil karya foto kita, kita bisa menjadikannya sebagai sumber penghasilan. Terima kasih Gen Matic Kemen Ekraf untuk ilmunya yang bermanfaat!




Read More

XLSMART PEDULI DUKUNG PENYANDANG DISABILITAS BERI PELATIHAN LITERASI DIGITAL DI KEDIRI

Sabtu, 25 Oktober 2025




Pagi sedikit mendung ketika aku menjejakkan kaki di kota Kediri, setelah menempuh perjalanan kurang lebih tiga jam dari Surabaya. Berkunjung ke Kediri selalu menyenangkan, masyarakatnya yang ramah, pecel tumpangnya yang selaku bikin kangen, kotanya yang tenang jauh dari kemacetan dan masih banyak lagi.

Kali ini aku berkesempatan meliput sebuah acara di hotel Viva Kediri. Acara yang diprakarsai oleh XLSMART Peduli, DT Peduli dan Blogercronny ini sungguh keren. Acara ini adalah sebagai salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki oleh XLSMART. 


Kolaborasi XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya


XLSMART sebagai perusahaan telekomunikasi di Indonesia memiliki kompetensi bagi ekosistem disabilitas. Selaras dengan konsep DEInya yaitu Diversity, Equity & Inclusion, mendukung para penyandang disabilitas menjadi prioritas dalam implementasi program CSR XLSMART Peduli (XLSP).

XLSMART berkolaborasi dengan Daarut Tauhiid Peduli (DT Peduli) dan fasilitator literasi digital Komunitas Bloggercrony Indonesia (BCC) bersama fasilitator peserta Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan GERKATIN (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) Kota Kediri mengadakan serangkaian kegiatan "XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya" di Hotel Viva Kediri pada 22 Oktober 2025 kemarin.




Zaman telah berkembang, saat ini telah banyak penyandang disabilitas berperan serta dalam bidang kewirausahaan. Selain itu pertumbuhan lingkungan kewirausahaan yang inklusif juga semakin meningkat. Dukungan masyarakat yang sudah mulai paham pentingnya  informasi tentang kesetaraan dan inklusivitas terhadap penyandang disabilitas menjadi hal penting untuk memberikan dorongan terhadap teman-teman penyandang disabilitas dalam membangun usahanya.

Di era digital ini maka pemanfaatan media digital untuk membantu pemasaran sangatlah dibutuhkan.  Kita harus memberikan akses seluas-luasnya terhadap teman-teman penyandang disabilitas untuk mulai belajar digitalisasi. Maka pelatihan literasi digital dan kewirausahaan menjadi salah satu kebutuhan yang dapat membuat penyandang disabilitas terutama teman Tuli dan Daksa meningkatkan kemampuan mereka berwirausaha.

Banyak hal yang harus dikuasai seperti bagaimana memikat pembeli, membuat branding kepada calon pembeli, serta mengembangkan  media sosial. Hal ini menjadi hal yang penting bagi hadirnya literasi digital dalam pengembangan usaha para penyandang disabilitas. 

Satu diantara yang perlu diupayakan dengan optimal, adalah dengan mengadakan program XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya dalam peningkatan kapasitas disabilitas, dalam bidang kewirausahaan dan pengetahuan literasi digital. 

Ketika akhirnya sampai di Hotel Viva Kediri, hatiku menghangat menyaksikan puluhan peserta Teman Tuli, Teman Daksa dan Teman Netra semangat mengikuti pelatihan literasi digital dan kewirausahaan ini. Kakak-kakak dari Juru Bahasa Isyarat (JBI) sungguh sangat membantu dalam mempermudah komunikasi. 






Pada kesempatan kali ini  Head of Sales XLSMART Sidoarjo Madiun, Eko Setiawan, dan Deputy Program Director Daarut Tauhid Peduli, Iwan Firmansyah, ikut hadir dalam acara ini. Sedangkan pesertanya adalah Teman Tuli dan Teman Daksa, Perwakilan dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Kota Kediri, GERKATIN (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) Kota Kediri.


KESERUAN ACARA PELATIHAN DIGITAL



Serelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, acara dilanjutkan dengan sambutan dariHead of Sales XLSMART Sidoarjo Madiun, Eko Setiawan yang menyampaikan bahwa XLSMART percaya bahwa teknologi adalah jembatan untuk membuka peluang setara bagi semua. XLSMART ingin membantu Teman Disabilitas agar semakin percaya diri, berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi di era digital. Lebih lanjut dijelaskan bahwa Teman Disabilitas masih menghadapi keterbatasan dalam akses informasi dan kesempatan kerja. Oleh karena itu, XLSMART berupaya menghadirkan pelatihan digital agar mereka dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan usaha mereka

Pelatihan ini sendiri adalah bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak bulan Juni 2025. Kediri menjadi kota keempat setelah Bandung, Semarang dan Bengkulu yang menyelenggarakan secara offline. Sedangkan rangkaian pelatihan ini akan di tutup dengan sesi online di 29 Oktober 2025 nanti.



Ada sekira 500 Teman Disabilitas yang telah berpartisipasi dalam rangkaian pelatihan XLSMART Peduli Disabilitas Berdaya 2025 ini, baik secara Offline maupun Online. 

Peserta Teman Disabilitas terdiri dari Teman Tuli, Daksa, Netra (dan low vision), HoH, Fisik, Mental, Intelektual, hingga Dwarfisme yang tersebar di 65 Kota di pulau Jawa, Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT dan, Papua. 

Sebagai narasumber kali ini adalah Digital Entrepreneur, Karyati Niken, mentor berpengalaman yang memberikan materi tentang pemanfaatan teknologi AI di Canva untuk membuat memasarkan marketing UMKM di media sosial. 

Astri Mertiana selaku Corporate Communicatuon & CSR XLSMART menyampaikan bahwa diharapkan masing-masing peserta Teman Disabilitas ini bisa sharing dan mengajarkan kembali kepada minimal 2-3 Teman Disabilitas lainnya di Komunitas Disabilitas mereka. Sehingga diharapkan total Penerima Manfaat bisa mencapai 1500 Teman Disabilitas.

Selama pelatihan peserta sangat antusias mengikutinya. Banyak peserta yang merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Awalnya mereka kesulitan untuk mempromosikan dagangan mereka, tetapi kini dengan pengetahuan yang mereka dapatkan selama pelatihan ini, mereka bisa dengan mudah membuat gambar, membuat foto dagangan mereka, promosi menjadi lebih mudah. 

Acara yang seru ini akhirnya ditutup dengan foto bersama dan pemberian kartu perdana XL agar kegiatan digital mereka semakin mudah dan terbantu dengan kuota yang diberikan. Wajah-wajah sumringah bahagia peserta memastikan bahwa pelatihan digital ini benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran. 


TENTANG XLSMART



XLSMART berkomitmen untuk terus memperluas akses terhadap pendidikan digital, pemberdayaan ekonomi, serta partisipasi inklusif di seluruh lapisan masyarakat, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang berfokus pada kesetaraan, inklusi sosial, pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi.

CSR XLSMART memiliki Tri Karsa yang merupakan landasan utama program tanggung jawab sosial perusahaan, yaitu:

Philanthropy

Wujud kepedulian XLSMART berfokus pada bantuan kemanusiaan, kesehatan, dan dukungan bagi penyandang disabilitas.  Diwujudkan melalui program XLSMART Peduli.

Women Empowerment, 

Berfokus dalam meningkatkan kapasitas, literasi digital, serta peran strategis perempuan dalam pembangunan, sekaligus mendukung pencapaian SDGs di bidang kesetaraan gender, inklusi sosial, dan pemberdayaan ekonomi.  Dijalankan melalui program Sisternet, yang mencakup inisiatif seperti Female Future Leader, SheInspire, dan Bunda Pintar.

Education

Berfokus untuk memperluas akses pendidikan digital, meningkatkan literasi teknologi, dan mencetak sumber daya manusia yang kompeten di era digital, sejalan dengan SDGs terkait pendidikan berkualitas dan pengurangan kesenjangan.  Dijalankan melalui program Teman Pintar Indonesia, yang meliputi Gerakan Donasi Kuota, Content Creator Academy, Pesantren Digital, Kelas Cerdas Digital, serta pemberdayaan Teman UMKM.

Dengan tagline “Bersama, Melaju Tanpa Batas”, XLSMART berkomitmen untuk mendorong inklusi digital, mempercepat kemajuan nasional.

 





Read More